Cara Menjadi Dropshipper Tanpa Modal

Posted by

Dropshipper kini dijadikan alternatif pekerjaan sampingan oleh banyak orang. Bahkan, ada orang-orang yang memang menjadikan dropship sebagai penghasilan utamanya. Tak heran ya, karena dengan menjadi seorang dropshipper keuntungan besar bisa didapatkan. Tinggal modal ketik-ketik di PC atau smartphone saja, kamu sudah bisa mencari uang dengan mudahnya.

Bagi kamu yang belum mengetahui apa itu dropship, dropship adalah orang yang menjual produk dari reseller tanpa harus membelinya terlebih dahulu. Ini adalah salah satu bisnis online tanpa modal yang menjanjikan dan cocok untuk siapa saja.

Apakah kamu juga tertarik untuk menjadi dropshipper yang sukses? Sebelum itu, intip dulu bagaimana langkah-langkah menjadi seorang dropshipper yang selalu kebanjiran orderan. Simak artikel ini sampai selesai!

Cara menjadi dropshipper sukses tanpa modal untuk pemula

Cara menjadi dropshipper sukses tanpa modal untuk pemula

Tentukan produk yang akan dijual

Langkah pertama untuk menjadi seorang dropshipper yang sukses adalah dengan menentukan produk apa yang ingin dijual. Ada beberapa tips yang akan memudahkan kamu jika masih bingung ingin berjualan apa. Pertama, sebaiknya sebagai pemula dropship jangan terlalu banyak menjual produk. Fokus saja dulu pada sebuah produk yang berpotensi besar mendatangkan banyak orderan. Ini juga akan membuat brand awareness di mata pelanggan kamu menjadi maksimal.

Kedua, usahakan produk tersebut spesifik. Buatlah jangkauan jualan kamu menjadi lebih sempit. Ini berguna untuk lebih memfokuskan apa yang dilakukan. Misalnya, kamu memilih untuk menjadi dropshipper kaos. Maka, spesifikkan lagi misal dropship kaos polos bermacam warna dengan bahan X. Ini akan membuat pelanggan semakin tertarik karena barang yang dijual jelas.

Ketiga, cari juga produk yang tahan banting supaya lebih lama eksis alih-alih produk musiman yang hanya laku pas musimnya saja.

Baca Juga
  Cara Memulai Bisnis Online Bagi Pemula

Keempat, jual produk yang tingkat permintaannya tinggi yang sekiranya dibutuhkan benar oleh calon pembeli. Kamu bisa mengetahui ini di berbagai tools khusus untuk melihat produk yang sedang in dan tinggi pangsa pasarnya.

Tentukan target marketing

Setelah menentukan barang yang punya prospek baik untuk dijual, langkah selanjutnya adalah menentukan target market kamu. Siapa yang akan membeli barang tersebut? Hal ini harus ditentukan dengan spesifik juga mulai dari jenis kelamin, usia, hobi, dan hal lain yang bisa digunakan untuk pendekatan promosi. Menentukan sasaran jual tidak boleh diabaikan karena ini akan besar pengaruhnya bagi keefektifan iklan dan promosi kamu.

Melakukan analisa kompetitor

Berhubung di zaman ini banyak sekali yang ingin menjadi dropshipper sukses, maka kompetitor kamu pun jelas banyak jumlahnya. Lakukanlah analisis sederhana para kompetitor tersebut. Meski skalanya kecil, jangan pernah meremehkan kemampuan saingan.

Coba pelajari bagaimana mereka bermain dropship, apa saja kesalahannya, dan bagaimana mereka menyasar pasar. Pelajari juga kenapa misalnya pelanggan lebih memilih kompetitor A dibanding kompetitor B, dan sebagainya. Dengan ini, kamu secara tidak langsung telah belajar untuk menerapkannya pada bisnis sendiri.

Mulailah mencari supplier

Seorang dropshipper tidak akan bisa berjualan tanpa supplier. Setelah memahami ketiga langkah di atas, kini saatnya beraksi mencari supplier barang yang akan dijual. Langkah ini bisa dibilang seru dan membutuhkan ketelitian bagi kamu. Kalau bisa, carilah supplier dengan harga paling murah namun tetap berkualitas di media online mana saja.

Ada beberapa syarat supplier yang baik yang perlu kamu tahu.

Pertama, supplier tersebut fast response terutama pada para reseller dan dropshipper. Hal ini menandakan bahwa dia memang welcome pada dropshipper.

Baca Juga
  Cara Menjadi Youtuber Yang Menghasilkan Uang

Kedua, harga yang ditawarkan tidak terlalu tinggi atau bahkan murah. Hal tersebut akan menguntungkan bagi kamu dan juga menandakan kesiapan produk untuk dijual melalui dropshipper.

Ketiga, carilah supplier yang memberikan komisi yang jelas pada dropshipper. Tidak cuma murah saja, tapi juga ada harga khusus bagi reseller atau dropshippernya.

Menentukan harga jual
Kebanyakan supplier akan mewajibkan para resellernya untuk jualan produk mereka dengan harga yang sudah ditentukan. Hal ini penting supaya harga pasar tidak jatuh. Namun, beberapa supplier juga cenderung memberikan kebebasan sehingga kamu dapat menentukan harga jual yang tepat.

Jika kamu ingin menjadi dropshipper online, tentu akan sulit jika kamu fokus pada profit tinggi. Sebab, akan sulit mengubah produk dari setiap penjualan yang kamu lakukan. Misalnya, mendapatkan profit mulai dari 10% sampai 20% setiap barangnya sudah lebih dari cukup. Hal ini dikarenakan kamu tidak membeli produk tersebut sehingga tidak mengeluarkan modal. Apa yang kamu lakukan hanyalah melakukan pemasaran saja.

Evaluasi hasil selama menjadi dropshipper

Nah, jika kamu sudah melakukan semua hal di atas, waktunya untuk analisis serta melakukan evaluasi. Lakukan evaluasi dengan menggunakan beberapa pertanyaan berikut:
• Apakah kamu sudah bisa memenuhi kebutuhan pasar, kebutuhan pelanggan, serta keinginan pelanggan?
• Apakah produk yang kamu jual cukup berpeluang?
• Pelanggan yang seperti apa yang kamu layani?
• Apakah pelanggan kamu menyukai produk yang kamu jual?
• Apakah supplier kamu dapat bekerja dengan baik?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *